Lebih dari 31.000 Pengguna Ponsel Diserang Stalkerware
Berita Cybersecurity, Bahaya Aplikasi Stalkerware - Laporan terbaru dari Kaspersky State of Stalkerware 2023 telah mengungkapkan bahwa hampir 31.000 pengguna ponsel di seluruh dunia menjadi korban Stalkerware, perangkat lunak pengawasan rahasia yang digunakan oleh pelaku kekerasan dalam rumah tangga untuk memantau korban mereka.
Stalkerware, yang sering kali menyamar sebagai aplikasi anti-pencurian atau kontrol orang tua, telah menarik perhatian lebih dari 40% orang yang disurvei di seluruh dunia. Hal ini menandakan bahwa masalah penguntitan digital bukanlah sesuatu yang terisolasi.
Berikut adalah temuan utama dari laporan State of Stalkerware 2023:
1. Tren Peningkatan
Data Kaspersky menunjukkan peningkatan jumlah korban stalkerware sebesar hampir enam persen dari tahun sebelumnya, menegaskan bahwa penguntitan digital tetap menjadi isu global yang signifikan.
2. Negara dengan Pengguna Terbanyak
Rusia, Brasil, dan India adalah tiga negara dengan jumlah pengguna terbesar yang terkena dampak stalkerware. Meskipun demikian, sepuluh negara dengan dampak terbesar pada tahun 2023 tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
3. Stalkerware dan Kekerasan
Lebih dari sepertiga responden melaporkan pengalaman kekerasan atau pelecehan dari pasangan mereka. Sekitar 23% responden juga mengungkapkan pengalaman penguntitan online dari pasangan yang baru mereka kenal.
4. Sikap Terhadap Pemantauan Online
Sebanyak 54% individu menentang gagasan memantau pasangan tanpa persetujuan mereka, menyoroti pentingnya privasi dalam hubungan.
5. Perlunya Kesadaran dan Edukasi
Ahli keamanan dan privasi data di Kaspersky, David Emm, menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran dan edukasi mengenai praktik terbaik keamanan siber untuk menghadapi masalah stalkerware ini.
6. Perjuangan Melawan Stalkerware
Stalkerware merupakan salah satu bentuk penyalahgunaan teknologi yang memerlukan kerjasama antara pihak-pihak terkait untuk melawannya. Meskipun penggunaan stalkerware saat ini tidak secara universal dilarang, memasangnya tanpa izin di ponsel orang lain tetap merupakan tindakan ilegal yang harus ditindak.
7. Perlunya Dukungan bagi Penyintas
Organisasi seperti National Network to End Domestic Violence (NNEDV) dan Refuge menyoroti pentingnya dukungan bagi penyintas yang menjadi korban stalkerware, serta perlunya evaluasi teknologi yang mendetail untuk memastikan keselamatan mereka.
Kesimpulan
Stalkerware bukanlah hanya masalah teknis, tetapi juga merupakan masalah sosial yang membutuhkan tindakan kolektif dari masyarakat, lembaga, dan pemerintah. Kaspersky berkomitmen untuk melindungi pengguna dari ancaman ini sambil menjaga dialog dengan berbagai pihak untuk mencari solusi yang efektif dalam mengatasi masalah ini.
Dengan demikian, penting bagi kita semua untuk memperkuat kesadaran akan ancaman stalkerware ini, serta mendukung upaya untuk melindungi individu dari penyalahgunaan teknologi yang merugikan.
Posting Komentar untuk "Lebih dari 31.000 Pengguna Ponsel Diserang Stalkerware"